logoblog

Cari

Tutup Iklan

Minapolitan Rumput Laut Ada Di Jerowaru

Minapolitan Rumput Laut Ada Di Jerowaru

Seribu pantai berpasir putih yang menepi, seribu masjid berdiri megah di sudut-sudut perkampungan. Deretan julang tebing yang terjal membatasi laut dan

Inovasi Desa

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
13 Agustus, 2017 23:23:36
Inovasi Desa
Komentar: 0
Dibaca: 1870 Kali

Seribu pantai berpasir putih yang menepi, seribu masjid berdiri megah di sudut-sudut perkampungan. Deretan julang tebing yang terjal membatasi laut dan daratan tampak memukau. Sumber mata air mengalir jernih dari pegunungan Rinjani sehingga penduduk di sekitar dapat bercocok tanam. Rahim laut di sekitar mempersembahkan keanekaragaman biota yang sungguh indah sehingga sering dikunjungi oleh wisatawan. Namun, para nelayan pun tak tertinggal untuk menjamahnya sebagai sumber mata pencaharian. Inilah Lombok yang merupakan salah satu pulau indah yang terletak di Indonesia. Tapi bukan hanya itu, pulau yang banyak melahirkan udztas atau tuan guru ini memiliki potensi yang lain, seperti ditemukannya budidaya rumput laut di wilayah perairan Lombok Timur. 

Perairan di wilayah Lombok Timur adalah surga bagi masyarakat pesisir. Sebab pada masyarakat pesisir yang ada di kawasan perairan ini dapat melakukan usaha penangkapan ikan, dan juga pengembangan budi daya rumput laut. Namun, sebagian besar masyarakat pesisir di Lombok Timur menjalankan usaha budidaya rumput laut sehingga mereka bisa menghidupi keluarganya dengan cara sederhana.

Budidaya rumput laut yang ada di wilayah pesisir pantai Lombok Timur, khususnya di teluk Ekas dan Serewe, Kecamatan Jerowaru dikembangkan dengan sistem  yag sederhana. Kesederhanaan ini tampak pada penanaman rumput laut dengan menggunakan sistem tingkat, yaitu di bawah rakit dan patok. Hal ini untuk efisiensi lahan.

Pada pembudidaya Ekas dan Serewe, sistem patok biasanya digunakan untuk jenis spinosum atau untuk konsumsi. Hal ini difaktori daya tahan spinosum terhadap arus lebih kuat, sehingga kemungkinan patah sangat kecil. Spinosum juga tidak terlalu berat jika dibandingkan dengan jenis cottoni, demikian juga gesekannya dengan air sangat kecil.

Komoditas budidaya laut yang dikembangkan oleh masyarakat pesisir di Lombok Timur sangat menguntungkan dari aspek pemasaran. Selain itu, rumput laut juga salah satu komoditas ekspor yang menjanjikan, sehingga menjadikan kabupaten ini menjadi sentra pengembangan rumput laut di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Secara keseluruhan, ada 4 Kecamatan yang menjadi sentra budidaya rumput laut, yaitu Kecamatan Keruak, Kecamatan Jerowaru, Kecamatan Pringgabaya dan Kecamatan Sambelia. Namun melihat kondisi perairan yang ada, Lombok Timur memang memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan budidaya rumput laut.

Keberadaan Lombok Timur sebagai wilayah yang memiliki potensi pengembangan budidaya rumput laut yang besar, olehnya  tidak salah jika kabupaten yang satu ini ditetapkan sebagai salah satu kawasan pusat pengembangan budidaya rumput laut di Lombok..

Potensi pengembangan budidaya terletak di dua kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan minapolitan rumput laut yakni di teluk Ekas dan Serewe, Kecamatan Jerwaru.

 

Baca Juga :


Jenis rumput laut yang ditanam oleh masyarakat pesisir di LombokTimur cukup beragam, salah satunya adalah jenis eucheuma cottonii dan eucheuma spinosum yang dalam pelaksanaannya ditanam secara bersamaan dengan menggunakan sistem patok. Usia rumput laut yang ditanam ini dapat mencapai 30-34 hari baru akan dipanen. Selama 1 tahun bisa berlangsung 12 kali panen.

Selain hal di atas, budidaya rumput laut terbantu oleh pihak  Pemerintah Daerah, yaitu dengan adanya bantuan pengadaan para-para. Kegunaan para-para rumput laut yaitu agar rumput yang dijemur akan menjadi lebih bersih.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa keberadaan rumput laut pada masyarakat pesisir sangat menguntungkan. Ismail, warga pesisir dari Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur mengatakan bahwa tanaman rumput laut adalah harta. Sudah betahun-tahun lamanya menekuni usaha budidaya rumput laut. Dari usaha ini dia mampu menghidupi keluarganya, bahkan menyekolahkan anaknya.

Hanya saja, dalam menekuni bidang usaha yang satu ini butuh kekerjasamaan dengan pihak atau orang lain. Bidang usaha ini merupakan salah satu bentuk kekerjasamaan yang melibatkan beberapa orang dalam suatu bentuk stratifikasi dan mata rantai. Seperti yang diutarakan Ismail bahwa dalam usaha budidaya rumput laut, yang mana seorang petani membawa rumput laut ke ke pengepul, kemudian pengepul ke pengepul besar, terus ke pengepul wilayah, dan terakhir ke pabrik.

Intinya agar  usaha budidaya rumput laut dapat bertahan dan berhasil harus didukung dengan kebersamaan dari pihak terkait. [] - 03

 



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan