logoblog

Cari

Geliat Penangkaran Bibit Buah di Lingsar

Geliat Penangkaran Bibit Buah di Lingsar

Pulau Lombok tidak hanya terkenal akan budaya dan destinasi wisatanya, namun pulau ini menyimpan aneka sumber  daya alam yang belum di

Inovasi Desa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
19 September, 2017 09:15:58
Inovasi Desa
Komentar: 0
Dibaca: 58517 Kali

Pulau Lombok tidak hanya terkenal akan budaya dan destinasi wisatanya, namun pulau ini menyimpan aneka sumber daya alam yang belum di ekpose secara maksimal.  Pulau Lombok memiliki alam dan tanah yang subur untuk ditanami aneka macam tumbuh-tumbuhan.

Beberapa minggu yang lalu saya sempat mengantar paman saya ke desa Gegelang kampung Karang Mas Kecamatan Lingsar Lombok Barat untuk membeli bibit pesanan dari keluarga di Kabupaten Bima.

Memasuki daerah Lingsar yang terkenal sebagai pusat budi daya ikan air tawar kecamatan Lingsar juga merupakan salah satu pusat penangkaran bibit buah buahan, sehingga suasana sejuk dan alam hijau sepanjang jalan menjadi pesona tersendiri.

Disepanjang jalan Provinsi maupun Kabupaten di Kecamatan Lingsar dan Narmada selalu terlihat rimbun dan hijau oleh deretan bibit buah yang di budidaya oleh masyarakat setempat. Semua jenis bibit buah tersedia misalnya, bibit Durian, Rambutan, Kelengkeng dan bahkan aneka sayur mayor menghias lahan-lahan kosong warga setempat.

Salah satu penjaga dan pengelola area penangkar bibit buah milik H. Hairudin desa Pondok Buah di desa Gegelang kampung Karang Mas Kecamatan Lingsar , Syaiful (40) mengaku “bahwa bibit pohon yang di tanam ini bervariasi, mulai dari bibit Durian, Rambutan, Kelengkeng, Manggis, Pepaya dan sayur mayor, “ ujar Syaiful.

 

Baca Juga :


Syaiful juga menambahkan, bibit buah tidak saja dibeli oleh masyarakat setempat namun diluar daerah seperti Sumbawa dan Bima juga memesan banyak, bahkan sampai 1000 buah bibit,” katanya.

Harga bibit buah bervariasi, tergantung jenis bibit buah dan ukurannya, harga bibit masih murah  dan terjangkau, bibit Rambutan misalntya tinggi pohon kurang lebih 70 cm harganya berkisar Rp. 15.000-Rp. 20.000,-. Sedangkan bibit Durian dengan tinggi yang sama berkisar sekitar Rp. 30.000-Rp. 35.000,-.

Dengan banyaknya aktifitas budiaya Bibit dan ikan,  masyarakat disekitar Lingsar dan Narmada diharapkan mampu meningkatkan lapangan kerja sehingga meningkatkan pendapatan ekonomi dan menekan angka penggangguran karena mereka dapat bekerja sebagi wiraswasta mengelola lahan dan halamannya.

Hampir semua lahan di sekitar Kecamatan Lingsar dan Narmada para petani dan warga setempat membudidayan penangkal bibit. Gak salah kita juluki Kabuapten Lombok Barat khususnya Kecamatan Lingsar dan Narmada sebagai surga Penangkaran Bibit Buah dan Perikanan. (edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan