logoblog

Cari

Budi Daya Cacing Untuk Bahan Kosmetik

Budi Daya Cacing Untuk Bahan Kosmetik

Giri Menang, KM. Siapa sangka dibalik berbagai produk kosmetik untuk kecantikan wanita, ternyata bahan bakunya adalah berasal dari cacing tanah. Sebuah

Inovasi Desa

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
25 Mei, 2019 22:49:44
Inovasi Desa
Komentar: 1
Dibaca: 7667 Kali

Giri Menang, KM. Siapa sangka dibalik berbagai produk kosmetik untuk kecantikan wanita, ternyata bahan bakunya adalah berasal dari cacing tanah. Sebuah kelompok warga di Dusun Batu Kantar Desa Narmada Kecamatan Narmada, mengembangkan budidaya cacing jenis Lumbricus Rubellus (LR) Dan Cacing African Night Crawlers (ANC) di pekarangan rumahnya.

"Kita budidaya cacing disini seluas kurang lebih 15 are dan sudah berjalan sekitar tiga bulan," kata Agus wirawan salah seorang peternak.

Menurut Agus, budidaya cacing cukup mudah. Bahan yang dibutuhkan untuk media tumbuh cacing pun tak terlalu rumit. Pertama, media tumbuh cacing berupa pupuk kandang dicampur tanah serta serbuk gergaji. Tentu saja, media ini harus lembab dan sejuk.

Dipaparkan Agus, setelah media siap, bibit cacing dimasukkan dengan diberi makanan dari Limbah kotoran sapi atau ayam, sampah organik yang busuk, ampas tahu dll. Setelah empat bulan, cacing sudah bisa dipanen. Untuk memanennya digunakan ayakan yang memisahkan cacing dengan tanah.

Menurut Agus, marketing hasil panen cacing, sudah dilakukan kerja sama dengan CV. Triguna Jaya untuk penjualan hasil budidaya cacing. Untuk 40 kg cacing dihargakan Rp. 3,5 juta. Target kelompok budidaya cacing inise besar 100 kg per bulan dengan pengelolaan budidaya yang benar.

Membudidayakan cacing ini tidak sulit dan perawatannya mudah, serta mendapatkan hasil yang cukup menjanjikan. Cacing Lumbricus Rubellus (LR), ternyata memiliki sejumlah manfaat, terutama di bidang kesehatan dan kecantikan.

 

Baca Juga :


Membudidayakan cacing turut berperan dalam penanganan masalah sampah. Karena makanan cacing berasal dari sampah. Untuk mengurangi persoalan pelik karena sampah di Kabupaten Lobar.

“Jika sampah sudah bisa ditangani melalui makanan cacing, NTB pun bisa menerapkan lingkungan bersih, sehingga NTB sukses dengan program Zero Wastenya," kata Agus.

 



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    27 Mei, 2019

    ternyata budidaya cacing untuk kosmetik muncul kembali...kenangan di Makassar tahun 1997.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan