logoblog

Cari

Piring Lidi Dari Lendang Nangka

Piring Lidi Dari Lendang Nangka

Banyak jalan menuju ke Roma, banyak cara yang dilakukan oleh manusia agar dapat bertahan hidup. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan sumber

Inovasi Desa

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
11 Oktober, 2019 21:58:12
Inovasi Desa
Komentar: 0
Dibaca: 1224 Kali

Banyak jalan menuju ke Roma, banyak cara yang dilakukan oleh manusia agar dapat bertahan hidup. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang ada di lingkungan sekitar. Desa Lendang Nangka yang terletak di Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur adalah salah satu desa yang mana sebagian besar penduduknya hidup dari lahan pertanian. Namun bila dijejaki, ternyata terdapat sekelompok masyarakat yang menekuni usaha kerajinan anyaman lidi. Jenis kerajinan yang berkembang pada desa ini yaitu ingke, dalam bahasa Indonesia adalah piring lidi.

Kerajinan anyaman lidi di Desa Lendang Nangka berkembang sejak tahun 1990-an.Teknologi modern telah menjajah teknologi tradisional, namun para pengrajin yang ada di desa ini tetap bertahan dalam mengolah kekayaan sumber daya alam dalam bentuk kerajianan tangan, bahkan mereka tetap eksis dalam memasarkan hasil karya mereka ke berbagai daerah.

Sumber bahan anyaman berupa lidi yang berkembang di Desa Lendang Nangka didaptkan dari lingkungan sekitar atau dari wilayah desa ini sendiri. Hal ini pula yang menyebabkan sehingga industri kerajinan piring lidi selalu berjalan dengan lancer.

Piring lidi sudah menjadi benda yang dimininati oleh banyak kalangan. Piring ini bahkan dianggap bisa memberikan kesan “mahal” dan tradisional pada sajian makanan. Selain itu, para konsumen juga tidak merasa takut jika barang yang satu ini terjatuh karena tidak mungkin akan pecah seperti piring lain yang terbuat dari gelas atau tanah liat. Jenis pring ini juga tidak pernah akan berkarat.

Sentra industry kerajinan piring lidi di Desa Lendang Nangka terkenal karena diunggulkan oleh cara pembuatannya yang rapi, kuat dan tahan lama. Hasil karya desa ini pun akhirnya banyak diminati oleh orang-orang.

Piring lidi banyak ditemukan di rumah-rumah penduduk yang ada di Lombok. Piring ini biasanya digunakan sebagai tempat sesajen bagi suku sasak yang ada di Lombok. Selain itu, sebagian besar masyarakat Lombok menggunakan jenis piring tradisional ini untuk acra makan-makan, terutama ketika ada kegiatan perjamuan, seperti acara pernikahan atau acara lainnya. Namun bilakita bertanya mengenai asal piring-piring tradisional itu, kebanyakan mereka menjawab kalau piring-pring lidi tersebut berasal dari Kabupaten Lombok Timur, yaitu tepatnya di Desa Lendang Nangka.

Hasil karya kerajinan anyaman piring lidi Lendang nangka, juga telah menjelajah di berbagai warung-warung pinggir jalan, bahkan di rumah makan, serta di hotel-hotel terkenal yang ada di Lombok. Selain itu, hasil kerajinan anyaman lidi ini banyak digunakan di berbagai daerah luar, seperti di Bali, Jawa, dan daerah lainnya.

 

Baca Juga :


Berkunjung ke desa industri kerajinan anyaman piring lidi, selain kita dapat membeli, kita pun dapat mengamati langsung proses penganyaman dari para pengrajin hingga menjadi sebuah piring yang berkualitas.