Sosialisasi Destinasi Digital di Pasar Pancingan

Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan Sosialisasi Destinasi Digital di Desa Wisata Pasar Pancingan, Bilebante Kabupaten Lombok Tengah, 24/4/18. Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Deputi  Pengembangan Destinasi Regional III, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI) Harwan E.C Wirasto. Serta beberapa tamu undangan dari perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dinas Pendidikan lombok tengah H.Lalu Dipta, serta beberapa kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutan Asdep Pengembangan wisata sekaligus membuka acara secara resmi Harwan menyampaikan berbagai hal terkait  digital destinasi wisata ini sangat penting dilakukan dalam hal promosi dunia wisata seiring berkembangnya teknologi informasi saat ini yang perlu dimanfaatkan masyarakat yang ingin mengembangkan wisata didaerahnya, selanjutnya nanti akan dibantu oleh oleh Genpi Lombok Sumbawa dalam memajukan pariwisata di NTB, lebih-lebih untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing.

Acaranya cukup seru disaat suasana yang sejuk dan alami pasar pancingan yang tidak bisa ditemukan di kota-kota besar hanya ada di pelosok desa. Pasar pancingan  yang saat ini sudah mulai terkenal untuk kemajuan wisata khususnya di daerah lombok tengah.

Selain dari kementerian pariwisata pemaparan selanjutnya juga disampaikan oleh Tim Pengembangan Destinasi wisata Dani Hardian, Hardian juga menjelaskan pentingnya digital destinasi wisata Pasar Pancingan sebagai yang pertama di NTB untuk memperkenalkan keseluruh dunia  dengan target 100  destinasi digital. Berbicara pariwisata bukan hanya berkaitan dengan potensi alam tapi aktivitas kultur budaya sasak disini yang masih kental sebagai aktivitas masyarakat sehari-hari, sehingga itulah menjadi nilai jual yang ditawarkan kepada wisman.

Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh anggota DPR RI Komisi X Helmy Faishal Zaini termasuk bidang pariwisata, menjelaskan pentingnya pariwisata dalam era digital ini karena  salah satu penggerak dalam pembangunan bangsa yaitu masalah ekonomi. “Hal inilah salah satu upaya gerakan dalam kesejahteraan masyarakat desa melalui dunia pariwisata di Pasar Pancingan Bilebante,”Ujar Helmy.

Selain itu juga Helmy menambahkan bahwa dalam pariwisata harus menjaga lokal wisdom budaya yang ada di NTB, sehingga harus punya karakteristik pariwisata dengan memperhatikan aspek-aspek keagamaan sebagai masyarakat yang beragama tidak terpengaruh dengan budaya yang dibawa oleh  wisatawan mancanegara.

Kegiatan berjalan cukup hangat dan seru yang didukung dengan suasana yang sejuk dan alami di pasar pancingan. pasar pancingan di Bilebante ini sudah mulai terkenal sebagai salah satu destinasi wisata desa dari beberapa desa wisata yang sudah ada di lombok tengah.(San)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru